Tuesday, June 18, 2013

Moon Myung Jin – Passionate Goodbye (뜨거운 안녕) Mandate of Heaven OST



뜨거운 눈물 흘려도 차가운 바람 불어도
tteugoun nunmul heullyodo chagaun baram burodo
내 사랑아 떠나가지마 내 사랑아 내 사랑아
ne saranga ttonagajima ne saranga ne saranga
가지마 가지마 가지마
gajima gajima gajima

얼마나 오래 아팠는지 이렇게 너를 찾는게
olmana ore apanneunji iroke noreul chatneun-ge
내 가슴이 자꾸 못한다고 너를 다시 데려오라고
ne gaseumi jakku mot-handago noreul dasi deryo-orago
다시는 못 볼 걸 알지만 널 찾아 헤 메이는 걸
dasineun mot bol goraljiman nol chaja he meineun gol
더 멀어지지 마 제발 그러지마 멀어진 만큼 울어야 하잖아
do morojiji ma jebal geurojima morojin mankeum uroya hajana

아프게 살지 마 눈물로 살지 마 내가 갈게
apeuge salji ma nunmullo salji ma nega galge

뜨거운 눈물 흘려도 차가운 바람 불어도
tteugoun nunmul heullyodo chagaun baram burodo
내 사랑아 떠나가지마 내 사랑아 내 사랑아
ne saranga ttonagajima ne saranga ne saranga
가지마 가지마 가지마
gajima gajima gajima

자꾸만 엇갈리는 우리 하늘이 허락 안 해도
jakkuman otgallineun uri haneuri horagan hedo
사랑할거야 지켜줄 거야 기억해줘 너뿐인 나인걸
saranghalgoya jikyojul goya giokhejwo noppunin nain-gol
아프게 살지 마 눈물로 살지 마 내가 갈게
apeuge salji ma nunmullo salji ma nega galge

뜨거운 눈물 흘려도 차가운 바람 불어도
tteugoun nunmul heullyodo chagaun baram burodo
내 사랑아 떠나가지마 내 사랑아 내 사랑아
ne saranga ttonagajima ne saranga ne saranga
가지마 가지마 가지마
gajima gajima gajima

뜨거운 안녕 눈물로 안녕 내 사랑아 떠나가지마
tteugoun annyong nunmullo annyong ne saranga ttonagajima
내 사랑아 내 사랑아 가지마 가지마 가지마
ne saranga ne saranga gajima gajima gajima
가지마 가지마 가지마
gajima gajima gajima

Though the hot tears flow, though the cold wind blows
My love, don’t leave me, my love, my love
Don’t go, don’t go, don’t go
It hurt so much, searching for you like this
My heart keeps saying it can’t do this, to bring you back
I know I won’t ever see you again but I’m still lost as I look for you
Don’t get any further, please don’t do this, I cry as much as you get farther away
Don’t be in pain, don’t live in tears, I will go
Though the hot tears flow, though the cold wind blows
My love, don’t leave me, my love, my love
Don’t go, don’t go, don’t go
We keep missing each other’s paths and though the heavens won’t allow us to be together
I will love you, I will protect you, remember, I only have you
Don’t be in pain, don’t live in tears, I will go
Though the hot tears flow, though the cold wind blows
My love, don’t leave me, my love, my love
Don’t go, don’t go, don’t go
A passionate goodbye, a tearful goodbye
My love, don’t leave me
My love, my love, don’t go, don’t go, don’t go
Don’t go, don’t go, don’t go

Tuesday, May 28, 2013

Mencari Jalan Kembali


"Wahai orang-orang yang beriman! Bertaqwalah kepada Allah dan carilah yang boleh menyampaikan kepadaNya (dengan mematuhi perintahNya dan meninggalkan laranganNya); dan berjuanglah pada jalan Allah (untuk menegakkan Islam) supaya kamu beroleh kejayaan." - Al-Maidah: Ayat 35


Jasad kita berasal daripada tanah. Ia harus kembali kepada asal kejadiannya untuk mencapai kepuasan.
Disebabkan itulah kita makan apa yang tumbuh daripada tanah, juga binatang-binatang yang memakan hasil tanah.
Tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan semuanya tumbuh daripada tanah.
Apabila jasad memperoleh sumber makanan daripada permukaan bumi, maka ia akan kenyang, tenang dan bertenaga.
Ruh kita datang daripada Allah, ditiupkan ke dalam jasad.
Maka ruh takkan mencapai ketenangan selagi ia belum kembali kepada Tuhan.
Untuk mencapai kepuasan ruh/jiwa/hati, tidak ada jalan lain melainkan kembali kepada penciptanya. Maka carilah jalan kembali.
Bukan kembali dengan kematian jasad, tetapi kembali dengan menghidupkan hati. Ya, jiwa yang kering kontang menggambarkan jauhnya kita daripada Tuhan.
Jiwa yang tak terisi dengan ruh Iman dan Taqwa akan diisi dengan keduniaan. Hakikatnya dunia itu takkan habis dikejar.
Makin kita punya harta, makin jiwa kacau tak senang duduk. Terikat dengan material.
Makin kita punya pangkat, makin tinggi yang ingin kita kejar dan capai.
Makin kita punya apa sahaja yang kita inginkan, makin kita inginkan sesuatu yang lebih lagi untuk kepuasan.
Hakikatnya jiwa kita menderita, tak puas dan tak mencapai ketenangan, ketenteraman.
Bukan ertinya kita harus terkurung meninggalkan dunia luar, itu adalah satu fahaman yang salah.
Sebaliknya, gunakanlah apa sahaja yang ada atas dunia ini demi mencari jalan kembali kepada Allah.
Biar jasadmu keluar mencari anugerah Allah di atas muka bumi, tapi jangan sekali-kali membiarkan hatimu melayang hilang terputus daripada pergantungan kepada Ilahi.
Jangan sekali-kali memisahkan dunia daripada Tuhan, dan meminggirkan Tuhan dalam segenap kehidupan.
Padahal Allah tak memerlukan kita, kita yang memerlukan-Nya.
"Dan kembalilah kamu kepada Tuhan kamu dengan bertaubat, serta berserah bulat-bulat kepada-Nya, sebelum kamu didatangi azab; kerana sesudah itu kamu tidak akan diberikan pertolongan." - Az-Zumar: 54
Allah telah menyeru dan akan sentiasa menjawab panggilan kita saat kita mencari-Nya.
Cuma kita yang belum benar-benar tekad untuk kembali kepada-Nya.
Atau mungkin kita sering berusaha kembali, namun dunia tetap memesongkan kita dan lebih menarik hati kita.
Maka kita tak jadi kembali.
Kita berputus asa dan tak mahu lagi mencuba untuk kembali, padahal Allah tak pernah jemu menunggu kita menyeru melainkan kita sendiri yang jemu untuk meminta dan meniti jalan menuju-Nya.
Ingat, jangan berputus asa daripada Rahmat Allah:
"Katakanlah (wahai Muhammad): "Wahai hamba-hambaKu yang telah melampaui batas terhadap diri mereka sendiri (dengan perbuatan-perbuatan maksiat), janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, kerana sesungguhnya Allah mengampunkan segala dosa; sesungguhnya Dia lah jua Yang Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani." - Az-Zumar: Ayat 53
Wahai jiwa yang sentiasa menyesali diri, di ceruk manapun kau berada, apakah kau merasa bebas daripada pengawasan Allah?
Dalam keadaan manapun kau berada, adakah kau merasakan Allah tidak mengetahui isi hatimu? Sombongnya engkau tatkala kau pergi memalingkan wajahmu daripada Ilahi.
Sedangkan Dia tak pernah menutup pintu taubat bagimu.
Maka wahai manusia, kembalilah kepada Tuhanmu. Jika kau tak temui jalan, carilah... Kau tidak bertemu kerana kau tidak mencari.